Setelah selesai latihan aku pulang ke rumah, tapi… saat aku
berjalan sepertinya ada yang mengikutiku, setelah aku menoleh, tidak ada siapa
siapa, aku terus berjalan menuju rumah, karena rasa penasaranku kuberanikan
diri menoleh,
“Hmm…. kau…. kau Kikyo kan? adik Karashi?” Tanyaku menebak
“Iya…. Kak” jawabnya pelan
“Hmmm… ada apa? Kok ngikutin?”
“Hmmmm… gimana ya….”
“Ada apa?”
“Aku cuma mau tanya, kenapa Kak Kisame dan Kak Karashi selau
bertengkar, tidak pernah akur? Dari masih akademi sampai sudah lulus
akademi?Aku heran… Padahal aku dan Saru, akur akur aja tuh, gak pernah
bertengkar.”
“Hmmm… gimana ya…., gimana kalau kamu tanya kakakmu saja,
kebetulan aku buru buru nih” Aku langsung lari meninggalkan Kikyo yang masih
memanggilku, tapi aku tidak menghiraukannya.
Malam ini aku tidak bisa tidur, karena
mikir apa yang dikatakan Kikyo tadi, Kikyo ada benarnya, sejak dulu memang aku
dan Karashi selalu bertengkar, padahal tidak ada masalah. Aku mencoba untuk
memejamkan mata tapi tidak bisa. Waktu terus berjalan sampai akhirnya aku
tertidur.
#Little By Little#
Jam masih menunjukkan pukul 05.00
pagi, tapi aku sudah bangun, entah kenapa tadi malam aku bermimpi aneh, dalam
mimpiku aku bertemu dengan seseorang yang seumuran denganku, tapi dalam mimpiku
itu aku sudah berumur sekitar 15 tahunan, orang itu sepertinya laki laki, dan
aku tak asing lagi, tapi aku tidak tahu ia siapa, tiba tiba ia meminta maaf
padaku, dan…. Tak tahu,karena aku terbangun.
.
.
.
.
.
.
Setelah mandi dan ganti baju, aku
langsung pamit ke Ibu, karena ayah sudah berangkat, aku langsung pergi ke
lapangan untuk latihan.Di lapangan aku dikagetkan dengan bentakan dari musuh
besarku, ya Karashi.
“Hei…. Apa yang kau katakan kepada adikku kemarin?”
“Eh… aku tidak mengatakan apa apa… tapi adikmu yang bilang!”
“Benarkah?apa yang Kikyo bilang?”Tanyanya sedikit lembut tapi
tetap membentak
“Kikyo bilang, kalau kita kok selau bertengkar, tidak pernah akur?
Dari masih akademi sampai sudah lulus akademi? Dia heran… Padahal dia dan Saru,
akur akur aja tuh, gak pernah bertengkar” jawabku dengan kesal
“Oh….. kalau begitu maaf..”
“Apa dia bilang maaf gak salah?” Batinku kaget
“Ha maaf! Bwahahahaha” Shikaru yang tadi tertidur terbangun,
ketika mendengar kata maaf dari Karashi
“Emang kenapa gak boleh?”
“Boleh sih… tapi heran aja” Tanyaku blakblakan
“Ha… heran?”
“Iya heran… dari dulu kan kamu gak pernah minta maaf”
“Lha.. gitu dong… gak bertengkar” Tiba tiba Guru Konohamaru datang
mengagetkan kami
“Tapi…Guru mereka..” Kata Karashi terputus karena guru Konohamaru
“Sekarang kalian latihan sendiri dulu ya… guru sedang ada urusan”
“Baik guru”Kata kami serentak (kecuali Karashi yang masih tiadak
setuju)
#Little By Little#
“Eh… Kamu mau bilang apa ke Guru Konohamaru, untuk minta maaf tadi
aku udah maafin kok, tenang aja!” Jawabku sambil tersenyum karena merasa
bersalah
“Ha…. Gak bilang apa apa kok” jawabnya sedikit kaget
“Kamu kenapa? Kaget begitu” Tanyaku heran
“Gak ada apa apa”Jawabnya sambil menggelengkan kepala
Kenapa Ya .... ada apa dengan Karashi tunggu di Chapter
selanjutnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar